GenBI Universitas Trunojoyo Madura

Festival Mangrove Jawa Timur VIII, Sinergi Pemerintah, Akademisi, dan Masyarakat untuk Ekosistem Pesisir Lestari

IMG_0182

Festival Mangrove Jawa Timur ke-8 resmi diselenggarakan di Pantai Martajasah, Kabupaten Bangkalan, pada Selasa, 4 November 2025. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), serta berbagai lembaga pendidikan dan komunitas lingkungan. Festival ini bertujuan memperkuat komitmen bersama dalam menjaga dan melestarikan ekosistem mangrove sebagai benteng alami sekaligus sumber kehidupan masyarakat pesisir Madura.

Para peserta tampak antusias mengikuti Mangrove Ride Harmony, kegiatan bersepeda santai menyusuri kawasan pesisir. Tak hanya dari Madura, peserta juga datang dari Jakarta, Padang, hingga berbagai kota di Jawa Timur. Rangkaian acara dilanjutkan dengan penanaman bibit mangrove dan pelepasan burung air serta kepiting bakau simbol kepedulian terhadap lingkungan.

Selain kegiatan lingkungan, area festival juga dipenuhi stand UMKM olahan mangrove, pengobatan gratis hasil kerja sama Universitas Airlangga dan Komando Armada II TNI AL, hingga Fashion Show Batik Organik Pewarna Mangrove oleh Yayasan Gajah Sumatra (YAGASU). Motif dan warna alami batik yang dipamerkan berhasil memukau para pengunjung.

Bupati Bangkalan Lukman Hakim dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa Bangkalan memiliki potensi ekosistem mangrove seluas sekitar 2.000 hektare, dan pemerintah daerah berkomitmen menambah luasan tersebut tiap tahun melalui kolaborasi dengan masyarakat dan kelompok lingkungan.

Kehadiran Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menambah semangat peserta, dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam.

“Inilah semangat Jatim Lestari, bahwa menjaga alam adalah bagian dari membangun masa depan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur juga menyerahkan beasiswa kepada 611 mahasiswa dari sembilan perguruan tinggi di Jawa Timur melalui Program Generasi Baru Indonesia (GenBI). Kepala BI Jatim, Ibrahim, menyebut bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk investasi jangka panjang untuk mencetak generasi muda yang unggul dan peduli lingkungan.

Di tengah suasana festival yang ramai, tim kami berkesempatan mewawancarai Nadya Rahmah, mahasiswi Universitas Trunojoyo Madura yang juga anggota komunitas Muda Hijau Bangkalan. Nadya mengaku senang bisa terlibat langsung dalam kegiatan ini.

“Nadya Rahmah selaku salah satu peserta kegiatan mengungkapkan bahwa kegiatan festival mangrove sangat bermanfaat untuk keberlanjutan kehidupan mangrove di bangkalan. tak hanya itu ia juga mengatakan sosialisasi qris yang diadakan bank Indonesia juga membantu masyarakat untuk memahami cara pembayaran secara digital” ungkapnya penuh antusias.

Festival Mangrove Jawa Timur VIII berlangsung lancar, tertib, dan penuh kebersamaan. Dari aksi tanam mangrove hingga pameran UMKM, seluruh rangkaian acara mencerminkan semangat sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat, dengan mengusung tema “Mangrove untuk Kehidupan,” festival ini menjadi inspirasi nyata untuk mewujudkan ekonomi hijau dan pesisir yang lestari di masa depan.

Picture of Admin GenBI UTM

Admin GenBI UTM

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Picture of Hi, GenBI
Hi, GenBI

Temukan Sesuatu yang Menarik? Jangan Biarkan Hanya Kamu yang Menikmatinya! Bagikan dengan Teman-Temanmu Sekarang dan Biarkan Mereka Juga Terinspirasi. Bersama, Kita Bisa Membuat Perbedaan Kecil yang Besar. Klik Bagikan dan Sebarkan Kebaikan!

Facebook
Twitter
WhatsApp
LinkedIn

GenBI UTM

Halo, Selamat datang di situs resmi GenBI Universitas Trunojoyo Madura. Silakan klik tombol di bawah ini untuk mengobrol dengan kami melalui WhatsApp.